Iwan Fals

Virgiawan Listanto atau yang lebih akrab dikenal oleh publik sebagai Iwan Fals, adalah sosok legenda musik Indonesia yang memiliki pengaruh besar terhadap situasi sosial dan politik di Indonesia. Iwan Fals menggunakan musik sebagai media untuk menyuarakan aspirasi atas kesewenang-wenangan pemerintah masa orde baru. Hal ini membuat Iwan Fals berkali-kali harus menghadapi pencekalan dan masalah hukum.

Pria yang lahir di Jakarta pada tanggal 3 September 1961 ini menggunakan potret sosial sebagai tema-tema lagunya. Kritik pedas terhadap pemerintahan order baru membuat Iwan Fals dinobatkan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia bersaing dengan Megawati Soekarno Putri. Tampil berani dengan gaya Iwan Fals yang suka bicara lantang apa adanya membuat Iwan Fals dan keluarga sering mendapatkan teror dan ancaman dari penguasa.

Dari era reformasi sampai sekarang, Iwan Fals seolah diberikan ijin khusus untuk tampil membawakan lagu-lagu lama dengan lirik penuh kritikan dan ujaran kebencian tanpa sensor dan pencekalan. Terakhir Iwan Fals mengucapkan kata “brengsek loe” di sela lagunya pada acara live “Mata Najwa” yang ditayangkan di stasiun TV nasional. Kata “brengsek” tersebut juga ditiru dan dilontarkan Najwa Sihab selaku pembawa acara sembari menjelaskan pada malam tersebut adalah malam spesial karena boleh berkata kasar atas dasar bintang tamu malam itu adalah Iwan Fals. Hal ini tentu tidak akan didapatkan oleh penyanyi atau band manapun yang bisa berkata kasar di televisi tanpa ijin dari KPI.

Legenda hidup ini belakangan tampil dengan musik dan lagu bertema cinta dan romantisme. Meskipun tidak se “garang” seperti pada masa era order baru, Iwan Fals akan tetap dikenang sebagai musisi yang membawa banyak perubahan pada kondisi sosial dan pemerintahan di Indonesia. Bahkan sampai sekarang, karya-karya limited edition (langka) saat tampil live masih diburu banyak penggemar. Lagu-lagu Iwan Fals masih tetap sering di dengar di stasiun radio lokal dan nasional.